PALANGKA RAYA – Ketua Dewan Kota Palangka Raya Subandi menekankan pentingnya penataan kota yang modern dan ramah lingkungan. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang nyaman dan berkelanjutan.
Dia juga menyoroti perlunya konsep pembangunan yang tidak hanya menitikberatkan pada infrastruktur fisik, tetapi juga memerhatikan keberlanjutan ekosistem, ketersediaan ruang terbuka hijau, dan kenyamanan masyarakat.
“Penataan kota bukan sekadar memperindah, tetapi juga membangun ruang hidup yang layak, sehat dan mendukung aktivitas masyarakat seoptimal mungkin,” katanya kepada Kalteng24.com, Jumat (8/8/2025).
Politikus Partai Golkar ini juga menilai bahwa sejumlah permasalahan, antara lain minimnya ruang terbuka hijau (RTH), pengelolaan sampah yang belum maksimal, serta kawasan kumuh di beberapa titik kota masih menjadi pekerjaan rumah.
Untuk itu, pihaknya mendorong Pemko Palangka Raya untuk mengintegrasikan rencana induk tata ruang dengan konsep kota modern yang mengutamakan keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan.
“Kita ingin Palangka Raya memiliki wajah kota yang lebih tertata, dengan berbagai fasilitas public yang baik. Terutama; jalur hijau, taman kota, dan kawasan publik yang juga harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Selain itu kata dia, perlu ada pemanfaatan teknologi dalam penataan kota. Misalnya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang hemat energi, sistem transportasi cerdas, dan pengelolaan sampah berbasis digital. Ia optimistis bahwa Kota Palangka Raya dapat bergerak menuju konsep smart city yang berkelanjutan. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer