PALANGKA RAYA – Anggota Dewan Kota Palangka Raya Hasan Busyairi menyoroti kasus kebakaran yang terjadi di kota cantik pada periode Januari-Juli 2025, yang tercatat mencapai 52 kejadian.
Menurut anggota Komisi III ini, hal tersebut menjadi sinyal perlunya penguatan pada langkah pencegahan dan antisipasi. Salah satunya juga melalui inspeksi instalasi listrik di rumah-rumah warga.
“Upaya preventif jangan hanya dibebankan kepada pemerintah, tettapi juga perlu antisipasi dan partisipasi aktif masyarakat untuk menekan risiko kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik,” katanya kepada Kalteng24.com, Senin (18/8/2025).
Anggota dewan dari Partai Golkar ini juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kabel dan saklar atau stop kontak. Dia juga meminta pemerintah kota agar dapat melakukan langkah-langkah preventif terkait pencegahan kebakaran.
Langkah-langkah tersebut di antaranya dengan melakukan inspeksi terhadap instalasi listrik di rumah-rumah warga, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keselamatan dalam penggunaan listrik.
“Selain edukasi kelistrikan, kebiasaan warga membakar sampah sembarangan, lebih-lebih pada saat cuaca sedang panas terik juga harus dihentikan dan memilah sampah lalu menimbun sampah organik,” katanya.
Dia menekankan pentingnya kesadaran kolektif agar terhindar dari bencana yang sebenarnya bisa dicegah. Pemko juga diminta lebih gencar dalam memberikan edukasi dan pengawasan kepada masyarakat. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer