Pertegas Kewaspadaan dan Pencegahan Bencana Karhutla

PALANGKA RAYA – Anggota Dewan Kota Palangka Raya Hasan Busyairi meminta semua pihak dapat meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pencegahan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Anggota Komisi III mengungkapkan bahwa persiapan tersebut telah dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran.

“Dalam rapat dengar pendapat bersama BPBD dan Damkar, yang menjadi leading sektor adalah BPBD. Kami mengingatkan agar jauh-jauh hari mempersiapkan langkah-langkah antisipasi dan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi,” katanya kepada Kalteng24.com, Rabu (20/8/2025).

Menurut dia, saat ini BPBD sedang memetakan titik api atau hotspot dan daerah rawan bencana kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun terjadi pada saat musim kemarau. Selain itu juga mengupayakan antisipasinya.

Dia menjelaskan, beberapa persiapan juga telah dilakukan, antara lain; penempatan sumber daya manusia (SDM) di lokasi rawan dan penyediaan sarana prasarana (sarpras), termasuk sumur portabel untuk mempermudah proses pemadaman jika terjadi karhutla.

“Soal anggaran, kalau sudah ditetapkan status darurat, misalnya siaga satu atau siaga dua, dana bisa segera dikeluarkan. Untuk kejadian skala kecil, operasionalnya sudah ditangani BPBD dengan dana yang tersedia,” katanya.

Politikus Fraksi Partai Golkar ini juga menilai bahwa selain sarpras dan personel, diperlukan sistem penanganan cepat agar kebakaran tidak membesar, dan berharap upaya persiapan dini dalam menekan risiko karhutla serta melindungi masyarakat dari dampak buruk akibat karhutla. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
34

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer