PURUK CAHU - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, mengatakan, kebijakan operasi pasar elpiji 3 kilogram yang dilakukan pemerintah daerah selama tiga minggu terakhir, merupakan langkah strategis menekan inflasi.
Ia menilai kebijakan tersebut tepat sasaran karena mampu menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
“Operasi pasar ini bertujuan melindungi daya beli masyarakat, terutama di masa sulit seperti sekarang,” katanya kepada Kalteng24.com, Rabu (2/7/2025).
Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, operasi pasar menjadi bentuk intervensi pemerintah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok, terutama gas elpiji subsidi yang digunakan masyarakat menengah ke bawah.
Namun, ia mengingatkan perlunya evaluasi agar subsidi benar-benar tersalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Menurut Bebie, distribusi elpiji bersubsidi kerap tidak merata dan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di daerah terpencil. Ia meminta pemerintah memperkuat koordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat.
DPRD, lanjutnya, siap membantu pengawasan agar pelaksanaan operasi pasar berjalan efektif dan bebas dari penyimpangan.
“Dengan kerja sama yang baik antara legislatif dan eksekutif, manfaat program ini akan terasa adil bagi seluruh lapisan masyarakat Murung Raya,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer