PURUK CAHU - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, mengatakan, pendidikan non formal harus diperkuat sebagai strategi utama membentuk SDM berkompetensi dan berdaya saing tinggi di era modern saat ini.
Menurutnya, berbagai bentuk pendidikan non formal seperti pelatihan kerja, kursus keterampilan, dan pendidikan berbasis masyarakat menjadi solusi bagi mereka yang tidak terjangkau sistem pendidikan formal. Program ini dinilai dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja yang dinamis.
“Pendidikan non formal harus diperkuat sebagai bagian penting pembangunan SDM. DPRD siap mendukung melalui kebijakan, pengawasan, dan penganggaran agar program ini berjalan optimal,” katanya kepada Kalteng24.com, Senin (7/7/2025).
Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan bahwa pendidikan non formal terbukti mampu mencetak tenaga kerja yang terampil dan siap menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, sektor ini kerap menjadi alternatif penting bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Ia menambahkan, pemerintah daerah harus memperluas akses serta meningkatkan kualitas lembaga dan tenaga pendidik non formal. Keterlibatan dunia usaha dan organisasi masyarakat juga diperlukan untuk memastikan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan sinergi lintas sektor, pendidikan non formal akan menjadi pilar utama dalam mencetak tenaga kerja yang terampil, mandiri, dan siap bersaing di era digital dan globalisasi.
“Kami berharap semua pihak dapat melihat pendidikan non formal bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai bagian inti dari pembangunan manusia yang utuh,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer