MUARA TEWEH - Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, mengatakan, RPJMD adalah dokumen yang lahir dari rahim masyarakat dan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Konsultasi publik yang digelar di Muara Teweh menjadi sarana partisipatif untuk menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan.
“PJMD bukanlah dokumen yang elitis dan tertutup, melainkan dokumen yang lahir dari rahim masyarakat Kabupaten Barito Utara sendiri,” katanya kepada Kalteng24.com, Kamis (30/10/2025).
Ia mengajak masyarakat menyampaikan masukan, realitas, kebutuhan, dan ide demi terciptanya dokumen pembangunan inklusif dan berpihak rakyat. RPJMD menentukan arah kebijakan, prioritas program, dan kesejahteraan masyarakat. Seluruh jajaran pemerintah diharapkan bekerja sama agar proses penyusunan berjalan efektif.
Felix menyampaikan apresiasi kepada Bapperida atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk keterlibatan masyarakat.
“Suara masyarakat adalah data paling berharga, keluhan mereka adalah diagnosis paling akurat, dan harapan masyarakat adalah visi paling otentik,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer