PALANGKA RAYA – Anggota Dewan Kota Palangka Raya Hasan Busyairi meminta Pemko Palangka Raya memerhatikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah yang berada di wilayah bantaran sungai di wilayah Kota Palangka Raya.
Anggota Komisi III ini juga mengatakan bahwa hal itu menjadi tantangan karena bagaimanapun, mereka yang berada di bantaran sungai juga berhak memperoleh dan menikmati Program MBG untuk menunjang pembelajaran mereka.
“Pemerintah Kota juga harus memerhatikan Program MBG bagi anak-anak sekolah di sepanjang bantaran sungai. Perlu ada solusi konkret, agar peserta didik di bantaran sungai tetap dapat menerima manfaat MBG, meskipun ada faktor pada jumlah siswa,” katanya kepada Kalteng24.com, Senin (8/9/2025).
Pemko Palangka Raya kata dia, memiliki tantangan yang dihadapi dalam implementasi Program MBG, khususnya di sekolah-sekolah yang berada di wilayah pinggiran Sungai, karena sebagian warga Kota Palangka Raya berdomisili dan bersekolah di piniggiran sungai.
Dia juga menilai bahwa keberadaan Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG yang akan dibentuk Pemko Palangka Raya harus mampu menghadirkan inovasi, tidak hanya berfokus pada sekolah-sekolah tertentu alias mudah diakses.
“Program ini pada dasarnya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Jadi, jangan sampai mereka yang berada di kawasan terpencil atau wilayah bantaran sungai terabaikan,” katanya.
Satgas kata dia, tidak boleh hanya berfokus pada sekolah dengan jumlah siswa besar, tetapi juga harus mencari terobosan. Misalnya dengan sistem distribusi bersama atau dapur induk yang bisa melayani beberapa sekolah kecil. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer