Masyarakat Harus Dibantu Perbaiki Tingkat Perekonomian

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Tomy Irawan Diran mengatakan bahwa untuk menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat diperlukan bantuan serius dari pemerintah sehingga mereka memiliki kekuatan untuk bangkit.

Dengan mendorong usaha masyarakat, maka tujuan untuk meningkatkan perekonomian tersebut dapat dicapai sehingga tercipta kesejahteraan bagi masyarakat atau pelaku usaha, yang selama ini terkena dampak dari berbagai persoalan hidup.

“Banyak pelaku usaha yang terkena dampak persoalan selama ini, inflasi dan lain-lain. Jadi, mereka ini perlu mendapat dukungan dari pemda untuk mendorong usahanya agar bisa kembali bangkit,” katanya kepada Kalteng24.com, Kamis (24/7/2025).

Menurut dia, yang harus segera dilakukan saat ini adalah mendorong usaha masyarakat agar bisa bergerak kembali sehingga bisa memberikan dampak positif terhadap daerah terutama percepatan pemulihan perekonomian daerah yang juga terdampak oleh berbagai pesoalan selama ini.

Begitu juga dengan dukungan regulasi yang memberi kemudahan kepada masyarakat dalam berusaha sangat diperlukan untuk meningkatkan geliat ekonomi dan semangat berusaha yang semakin tinggi dalam mencapai kesejahteraan.

“Utamanya dari segi modal. Pelaku usaha khususnya UMKM dan IKM (Industri Kecil Menengah, Red) itu masih kesulitan untuk mencari dukungan modal. Jadi perlu stimulus dari pemda memberikan bantuan, baik modal secara langsung maupun pinjaman dengan bunga ringan,” ujarnya.

Apalagi lanjut dia, isu resesi ekonomi yang akan melanda negeri ini, usaha masyarakat bisa menjadi solusi dalam mengantisipasi agar ekonomi daerah bisa terus berputar, sehingga dampak resesi tersebut dapat diminimalisasi dan masyarakat bisa selalu memenuhi kebutuhannya. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
12

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer