Anggaran Belum Mampu Tingkatkan Mutu Pendidikan

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran mengatakan, anggaran yang telah disiapkan belum mampu secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan sebagaimana diharapkan banyak pihak dan masyarakat.

Dia menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk sektor pendidikan selama ini masih belum memuaskan dibandingkan hasil yang diharapkan. Karena itu anggaran pendidikan perlu ditambah lagi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Tambun Bungai.

“Dengan adanya anggaran sektor pendidikan saat ini, kami menilai masih belum memberikan dampak signifikan. Khususnya pada peningkatan sarana maupun fasilitas pendukung pendidikan. Jadi perlu lebih diperhatikan,” katanya kepada Kalteng24.com, Selasa (12/8/2025).

Karena itu dia menilai, anggaran tersebut sangat minim dan masih belum mampu mendongkrak kemajuan pendidikan di Kalteng secara merata, dan perlu penambahan anggaran. Disebutkan, anggaran pendidikan dari APBD Kalteng saat ini, lebih dari 20 persen.

Menurut dia, angka itu hanya untuk memenuhi syarat perundang-undangan, minimal 20 persen. Faktanya, anggaran tersebut masih minim dan sulit bagi pemerintah membuat sektor pendidikan di Kalteng semakin maju.

“Jika ingin pendidikan kita maju dan merata di seluruh daerah, maka setidaknya pemerintah daerah dapat menyiapkan alokasi anggaran yang lebih besar dari pada itu. Minimal, alokasi yang diberikan bisa menyentuh angka 30 atau 40 persen,” katanya.

Tidak ada salahnya pemerintah memberikan alokasi dana sebesar itu untuk sektor pendidikan, karena pendidikan adalah kunci untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). Jika anggaran cukup, maka peningkatan sarana dan fasilitas bisa dilakukan secara baik. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
12

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer