Masyarakat Masih Dominan Minta Sarana Pendidikan

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Nyelong I. Simon mengatakan, bahwa sarana pendidikan masih menjadi pilihan yang paling dominan diinginkan masyarakat. Itu artinya, keinginan agar anak-anak dari pedalaman bisa mengenyam pendidikan yang cukup patut diapresiasi.

Politikus perempuan PDIP dari dapil V Kalteng meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini menyampaikan bahwa fasilitas pendidikan yang ada di wilayah konstituennya masih sangat minim dan perlu perhatian lebih, termasuk jenjang pendidikan yang diinginkan.

“Fasilitas sekolah di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, masih memerlukan peningkatan kualitas. Karena itu, saya juga meminta pemerintah melalui dinas dan instansi teknis untuk memerhatikan hal tersebut,” katanya kepada Kalteng24.com, Jumat (15/8/2025).

Salah satu yang diperlukan kata dia, adalah peningkatan sarana dan prasarana bidang pendidikan, khususnya ruang kelas, ruang guru, unit kesehatan siswa (UKS), dan fasilitas olahraga dan kesenian. Termasuk yang utama adalah ketersediaan guru.

Anggota Komisi III ini mengatakan, saat reses lalu dia menggelar pertemuan dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, tokoh masyarakat seperti mantir adat, tokoh agama, pemuda dan karang taruna untuk menyerap aspirasi masyarakat setempat.

“Kami harapkan, sektor pendidikan dan kesehatan tahun 2025-2026 akan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota, karena sektor tersebut merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat,” katanya. 

Pihaknya kata dia, menerima masukan dan aspirasi masyarakat, dan meneruskannya kepada dinas dan instansi teknis yang berkompeten menanganinya. Termasuk juga mengupayakan agar aspirasi tersebut dapat dipenuhi. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
14

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer