PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering mengatakan, anak-anak putus sekolah di Bumi Tambun Bungai harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten-kota.
Menurut politikus PDIP ini, tanpa intervensi dan penanganan serius dari pemerintah daerah dikhawatirkan persoalan ini dapat memberikan efek negatif bagi pembangunan daerah. Terutama pada peningkatan jumlah pengangguran dan kemiskinan di masa depan.
“Kita sangat berharap ada solusi yang tepat dari pemerintah untuk mengurai masalah ini. Banyak anak putus sekolah yang perlu perhatian. Misalnya saja di Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas,” katanya kepada Kalteng24.com, Selasa (19/8/2025).
Perhatian pemerintah kata anggota Komisi III bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) ini, sangat diperlukan karena pendidikan merupakan hak setiap anak bangsa. Faktor ekonomi biasanya menjadi alasan utama anak-anak di Kalteng tidak bisa melanjutkan pendidikan.
Karena itu lanjut dia, solusi maupun program dari pemerintah diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Baik dengan pemberian beasiswa atau stimulus bagi orang tua, agar mereka bisa mendapatkan penghasilan lebih untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya.
“Untuk anak-anak usia sekolah, tetapi tidak bisa melanjutkan pendidikan, itu bisa diberikan beasiswa dan bagi mereka yang sudah terlanjur tidak lagi sekolah bisa diberikan pelatihan agar dapat mengembangkan usaha mandiri,” katanya.
Wakil rakyat dari dapil V ini juga berharap, pemerintah tidak mengabaikan persoalan tersebut, karena tumpuan pembangunan daerah di masa depan berada di tangan generasi muda. Karena itu, program yang tepat untuk anak-anak putus sekolah perlu menjadi salah satu fokus perhatian. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer