PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Okki Maulana mengatakan bahwa pengembangan sektor pertanian yang gencar dilakukan pemerintah saat ini, masih terkendala hal teknis, sehingga tidak dapat memberikan hasil yang maksimal.
Karena itu, dia mendorong instansi yang menangani pertanian untuk dapat membantu mengurai persoalan dan kendala yang dihadapi dalam pengembangan sektor pertanian di masyarakat yang ada di beberapa daerah sentra pertanian.
“Masyarakat kerap kali mengalami masalah irigasi, pupuk dan bibit tanaman. Berkaitan dengan saluran irigasi, hal tersebut menjadi persoalan utama yang menghambat pengembangan pertanian. Irigasi yang tidak memadai berdampak terhadap gagal panen,” katanya kepada Kalteng24.com, Rabu (20/8/2025).
Politikus Partai Golkar ini juga berharap, pemerintah daerah melalui dinas teknis dapat memerhatikan serta mendukung masyarakat petani dalam membangun saluran irigasi yang memadai.
Dengan demikian kata wakil rakyat dari dapil III Kalteng ini, dalam mengembangkan sektor pertanian dapat dilakukan optimal, karena pertanian masyarakat juga salah satu yang dapat menopang kebutuhan pangan daerah.
“Hal itu juga menjadi aspirasi yang sering kali disampaikan masyarakat ketika kami bertemu. Mereka berharap hal itu bisa direalisasi. Kalau tidak bisa tahun 2025 ini, maka diharapkan tahun berikutnya,” katanya
Politikus muda potensial ini juga aktif memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Dia berjanji untuk terus mengawal setiap program dan usulan yang telah disampaikan masyarakat sehingga benar-benar dapat direalisasikan sesuai dengan skala prioritas. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer