PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong mengatakan bahwa sebagai bentuk tanggung jawab dalam hal pencegahan stunting, maka perlu lebih intens mengedukasi masyarakat dan harus bersama-sama melakukan gerakan nyata yang tak sekadar wacana.
Politikus kawakan PDIP Kalteng ini, juga meminta anak-anak muda sebagai ujung tombak pembentukan generasi penerus terlibat aktif menyosialisasi pencegahan stunting tersebut, karena kelak mereka adalah pihak yang akan bersentuhan langsung dengan masalah itu.
“Peran generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan memang harus dilibatkan secara aktif dan berkelanjutan, sehingga setiap setiap program yang disiapkan pemerintah dapat berjalan baik di masyarakat,” katanya kepada Kalteng24.com, Rabu (3/9/2025).
Dia juga meminta remaja, kaum milenial, dan generasi muda mempersiapkan diri dengan asupan gizi yang cukup agar kelak terbangun penerus bangsa yang kuat dan sehat. Bebas dari masalah stunting.
Sebagai wakil rakyat kata dia, pihaknya mendukung penuh upaya peningkatan dan sosialisasi serta edukasi sebagai wadah bagi anak-anak muda memberikan informasi, konseling aktif, remaja yang kreatif dan inovatif serta punya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bermanfaat dan peduli terhadap pencegahan stunting di Kalteng.
“Aksi anak-anak muda atau generasi penerus ini merupakan suatu keharusan dan kepedulian kita bersama untuk memotivasi remaja menghindari pernikahan dini dan perilaku seks sebelum menikah, yang dapat berdampak pada kualitas SDM di Kalteng,” katanya.
Karena itu, dia juga meminta semua pihak untuk mendukung program pencegahan stunting, sehingga gerakan yang masif dan melibatkan banyak pihak akan sampai pada target yang hendak dicapai sebagai hasil kerja bersama yang saling mendukung. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer