PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kalteng Helmi meminta Pemprov Kalteng tetap menggencarkan vaksinasi rabies di Kalteng, meski tidak ada kasus dan tergolong aman. Ini mengingat tahun 2023 lalu, terjadi kasus kematian akibat gigitan anjing di Kabupaten Barito Selatan.
Anggota Komisi III asal dapil V Kalteng ini juga meminta kepada para pemilik hewan peliharaan; anjing, kucing dan monyet untuk mewaspadai kemungkinan binatang peliharaannya terjangkit virus rabies.
"Masyarakat pemilik hewan peliharaan, sebaiknya juga proaktif mendatangi instansi teknis untuk meminta binatang peliharaannya divaksin. Hal itu untuk menjaga kemungkinan binatang peliharaan terjangkit virus rabies,” katanya kepada Kalteng24.com, Rabu (10/9/2025).
Selain itu dia juga meminta masyarakat untuk tidak lengah dan jika tergigit oleh binatang pembawa rabies; anjing, kucing, dan monyet, segera mendatangi layanan kesehatan terdekat atau puskesmas untuk memperoleh tindakan atau penanganan cepat.
Dikatakan, semua pusat layanan kesehatan sudah memiliki kemampuan untuk mengantisipasi terhadap penanganan darurat akibat gigitan binatang pembawa virus rabies.
“Itu sebabnya, saya juga meminta masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi terhadap hal-hal yang tidak diduga. Misalnya karena melihat binatang peliharaannya tidak memiliki tanda-tanda terjangkit, sehingga mereka lengah,” katanya.
Politikus Gerindra Kalteng ini juga meminta pemprov untuk kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terburuk akibat gigitan anjing, kucing dan monyet. (adv)
editor pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer