PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng Bryan Iskandar meminta pemprov untuk memperkuat kawasan penyangga pangan di daerah ini. Apalagi terbukanya akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa dampak terjadinya peningkatan kebutuhan pangan.
Untuk itu kata dia, kawasan sentra pertanian yang ada di Kalteng harus diupayakan semaksimal mungkin sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Karena itu, dia mendorong pemerintah untuk mengembangkan wilayah dengan membangun infrastruktur yang diperlukan.
“Kami mendukung pembangunan infrastruktur, baik jalan dan jembatan yang sangat diperlukan dalam mendongkrak perekonomian daerah. Lebih-lebih untuk kelancaran arus distribusi dari dan ke sentra pertanian,” katanya kepada Kalteng24.com, Selasa (23/9/2025).
Jika arus distribusi bisa lancar kata dia, dapat dipastikan persoalan harga sarana produksi pertanian (saprotan) dan produk pangan yang akan dihasilkan tidak akan melambung tinggi. Dia berharap, pembangunan itu juga menyasar tingkat prioritas yang diperlukan.
Dengan infrastruktur yang memadai tersebut, dia berharap tidak hanya mempermudah distribusi hasil panen pertanian milik masyarakat, tetapi juga dapat menjadi dukungan konkret dari pemerintah dalam mendukung semua bentuk usaha pertanian masyarakat setempat.
“Di Kalteng, banyak daerah yang menjadi kawasan penyangga pangan, karena sebagian besar masyarakat kita adalah petani atau peladang. Namun saat ini masih ada sentra pertanian yang belum didukung oleh infrastruktur yang baik, dan itu perlu perhatian pemerintah,” katanya.
Politikus muda Partai Nasdem Kalteng ini juga meminta pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada wilayah penyangga pangan yang menjadi tempat pelaksanaan program strategis pemerintah, tetapi secara merata ke seluruh wilayah strategis yang menjadi sentra pertanian masyarakat. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer