MUARA TEWEH – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara mempercepat pendataan lahan untuk pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai langkah memperkuat ekonomi rakyat di wilayah setempat.
Ia menegaskan bahwa koperasi Merah Putih harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat desa yang berlandaskan semangat gotong royong dan kemandirian. Pembangunan fisik koperasi juga harus diiringi pembenahan sistem manajemen dan komitmen moral dari seluruh pihak.
“Koperasi Merah Putih harus menjadi wadah pemberdayaan pelaku UMKM, petani, dan perajin agar mampu bersaing di era modern,” katanya kepada Kalteng24.com, Minggu (9/11/2025).
Felix menjelaskan, langkah percepatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Nomor 17 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas koperasi desa sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan ekonomi rakyat.
Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis menambahkan bahwa pendataan lahan harus dilakukan secara terkoordinasi antarinstansi agar hasilnya tidak tumpang tindih. Ia juga menegaskan perlunya kolaborasi konkret antara perangkat daerah yang menangani koperasi, pertanahan, dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Inspektur Daerah Barito Utara Rakhmat Muratni mengatakan sebanyak 44 desa dan kelurahan telah menyatakan kesiapan lahan untuk pembangunan koperasi. Proses ini juga dilakukan secara sinergis dengan Kodim 1013 Muara Teweh untuk memastikan kesiapan di lapangan.
“Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa yang mandiri dan tangguh menghadapi tantangan global,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer