PURUK CAHU - Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, mengatakan, penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng gratis, harus dilakukan secara tepat sasaran berdasarkan data yang valid. Ia menekankan akurasi data penting agar program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat miskin dan rentan.
Rumiadi menjelaskan jumlah 4.299 penerima bantuan harus diverifikasi secara berkala untuk menghindari ketimpangan data. Ia meminta desa dan instansi terkait memastikan data penerima diperbarui dan sesuai fakta lapangan.
“DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan kebijakan pemerintah daerah, menekankan pentingnya akurasi data penerima bantuan agar penyaluran benar-benar tepat sasaran,” katanya kepada Kalteng24.com, Jumat (14/11/2025).
Ia menambahkan pemerintah desa memiliki peran besar menentukan kelayakan penerima karena data bersumber dari mereka. Integrasi data pusat dan kabupaten disebut bisa memperkuat kebijakan bantuan sosial.
Rumiadi juga mengingatkan pemerintah daerah melakukan evaluasi berkala terhadap data kemiskinan agar tidak ada warga berhak yang terlewat. Menurutnya, ketidaksesuaian data masih menjadi persoalan yang harus diselesaikan.
Program bantuan pangan tahun ini meningkat dari alokasi sebelumnya, yaitu dari 3.957 menjadi 4.299 penerima manfaat. Setiap penerima mendapatkan dua karung beras dan empat botol minyak goreng untuk alokasi Oktober–November 2025.
“Karena alokasi dua bulan, maka per penerima manfaat akan menerima total dua karung beras dan empat botol minyak goreng,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer