MUARA TEWEH - Pelaksana Tugas Sekretaris Sekwan DPRD Barito Utara, Sudiyono, mengatakan, kunjungan DPRD Hulu Sungai Utara (HSU) ke Muara Teweh menjadi momentum penting untuk membahas isu nasional terkait pemotongan dana transfer daerah.
Ia menegaskan, forum tersebut menjadi ruang koordinasi antarlembaga untuk menghadapi potensi penyesuaian anggaran. Menurutnya, komunikasi intensif antar-DPRD diperlukan agar pelayanan publik tetap stabil. Pertemuan juga disebutnya sebagai bagian dari penguatan solidaritas kelembagaan.
“Kebijakan pemotongan dana transfer ini tentu akan berdampak pada seluruh instansi, termasuk DPRD,” katanya kepada Kalteng24.com, Rabu (12/11/2025).
Rombongan DPRD HSU disambut langsung oleh jajaran Sekretariat DPRD Barito Utara. Suasana kunjungan berlangsung hangat dan disertai sesi tukar pengalaman terkait tata kelola anggaran.
Sementara itu, anggota Komisi III DPRD HSU, Fathurrahim, menegaskan, pihaknya siap melakukan adaptasi terhadap kemungkinan pemotongan dana. Ia menyebut penyesuaian anggaran di masing-masing instansi akan tetap mengedepankan pelayanan publik.
Dari pihak DPRD Barito Utara, Irda selaku bagian fasilitasi penganggaran turut mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai pintu kolaborasi lebih luas di masa mendatang. Ia menilai kerja sama tidak hanya relevan dalam urusan anggaran, tetapi juga pembangunan dan pengawasan.
“Sinergi seperti ini perlu diperkuat agar setiap tantangan anggaran dapat diselesaikan dengan kolaborasi terbaik,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer