KASONGAN - Bupati Katingan, Saiful, menegaskan bahwa meski pemerintah daerah baru saja melantik 1.181 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II, jumlah aparatur di Kabupaten Katingan masih belum mencukupi untuk mengelola wilayah yang luas dan tersebar di 13 kecamatan, 154 desa, serta 7 kelurahan.
Dalam kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Salawah, Senin (13/10/2025), Saiful menyebut penambahan sumber daya manusia (SDM) menjadi kebutuhan strategis agar roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan lebih efektif.
“Jumlah pegawai kita memang banyak, tetapi jika dibandingkan dengan luas wilayah dan sebaran penduduk, Katingan masih membutuhkan SDM yang benar-benar siap pakai,” katanya kepada kalteng24.com, Senin (13/10/2025).
Ia menjelaskan, Pemkab Katingan akan mengajukan usulan formasi pegawai baru ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait pada tahun mendatang. Upaya itu dilakukan untuk memperkuat struktur birokrasi dan mempercepat capaian pembangunan di berbagai sektor.
Bupati menekankan, kekurangan SDM tidak hanya terjadi pada bidang pendidikan, tetapi juga tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya yang berperan penting dalam mendukung layanan dasar masyarakat.
Saiful berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus terhadap daerah dengan luas wilayah besar namun keterbatasan aparatur, seperti Katingan. Penambahan ASN, menurutnya, merupakan investasi jangka panjang dalam memperkuat pelayanan publik dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Dengan tambahan pegawai, jalannya pemerintahan akan lebih lancar dan pembangunan bisa bergerak lebih cepat dan merata,” katanya. (adv)
editor: pahit s.narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer