TP PKK Katingan Bawa Misi Lawan Stunting ke Desa Terpencil

KASONGAN – Perjalanan panjang penuh tantangan ditempuh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Katingan demi satu tujuan mulia, memastikan setiap anak, bahkan di pelosok hutan sekalipun, tumbuh sehat tanpa kekurangan gizi.

Pada Selasa (14/10/2025), rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Katingan, Sumiati Saiful, melakukan kegiatan intervensi stunting di Desa Tumbang Taranei dan Desa Tumbang Mangara, Kecamatan Sanaman Mantikei. Perjalanan menuju lokasi tidak mudah. Rombongan harus menempuh jalur hutan yang sempit dan licin di wilayah konsesi PT Dwima Jaya Utama Group.

“Kita sudah bertekad, apa pun rintangannya, anak-anak di pelosok juga harus mendapatkan hak yang sama atas gizi dan kesehatan,” katanya kepada kalteng24.com, Rabu (15/10/2025).

Sesampainya di lokasi TP PKK Katingan langsung menyerahkan bantuan berupa telur, daging ayam, dan sayuran segar kepada anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting maupun yang berisiko. Bantuan ini merupakan bagian dari program intervensi gizi spesifik, langkah nyata untuk memperbaiki status gizi dan mempercepat pemulihan pertumbuhan anak.

Tak hanya menyerahkan bantuan, tim juga melakukan penyuluhan kepada para ibu tentang pentingnya pola makan seimbang, pemberian ASI eksklusif, serta perawatan anak di masa pertumbuhan. Para kader PKK setempat dilibatkan agar upaya ini terus berlanjut, bukan hanya berhenti pada kunjungan satu hari.

Menurut data Dinas Kesehatan setempat, Kecamatan Sanaman Mantikei termasuk wilayah dengan tantangan akses gizi dan layanan kesehatan yang cukup tinggi. Faktor geografis, keterbatasan transportasi, dan minimnya sarana kesehatan menjadi kendala utama yang membuat anak-anak di pedalaman rentan mengalami kekurangan gizi.

Sumiati menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi merupakan gerakan berkelanjutan yang akan terus digalakkan oleh TP PKK bersama pemerintah daerah.

Rencananya, program intervensi stunting akan diperluas ke sejumlah desa terpencil lainnya pada akhir tahun ini. TP PKK Katingan juga akan berkolaborasi dengan puskesmas, tenaga gizi, dan aparat desa untuk memantau perkembangan anak-anak yang telah menerima bantuan.

“Kita ingin memastikan tidak ada anak di Kabupaten Katingan yang tertinggal dalam hal gizi dan pertumbuhan. Meski harus menembus hutan, kami siap melakukannya,” katanya. (adv)

editor: pahit s.narottama

 

Admin
4

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer