KASONGAN - Bupati Katingan, Saiful, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melindungi daya beli warga di tengah tekanan inflasi. Salah satu langkah nyata yang ditempuh adalah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.
Menurut Saiful, BLT bukan sekadar bantuan, tetapi stimulus ekonomi strategis untuk masyarakat berpenghasilan rendah, yang menjadi kelompok paling rentan terhadap gejolak harga.
“Program ini merupakan tanggung jawab sosial pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” katanya kepada kalteng24.com, Sabtu (25/10/2025).
Penerima BLT dipilih berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DOSEN) pada desil 1 hingga 5, dengan proses verifikasi dan validasi ketat agar bantuan tepat sasaran. Saiful menekankan pentingnya akurasi data untuk menghindari kesenjangan sosial, dan melibatkan perangkat desa guna memastikan distribusi merata hingga ke tingkat paling bawah.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bantuan secara bijak, terutama untuk kebutuhan pokok, bukan untuk konsumsi yang bersifat sementara.
Dengan langkah ini, Pemkab Katingan menegaskan posisi aktifnya dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal, sekaligus memastikan warga terdampak inflasi tetap memperoleh dukungan yang nyata dan terukur.
“Harapan kami, BLT bisa menjadi jaring pengaman sekaligus dorongan bagi pemulihan ekonomi masyarakat,” katanya. (adv)
editor: pahit s.narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer