KASONGAN – Wakil Bupati Katingan Firdaus menyebut Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan strategi pemerintah untuk menekan inflasi daerah yang sebagian besar dipengaruhi oleh fluktuasi harga pangan.
Menurut Firdaus, GPM tidak hanya menjual bahan pokok dengan harga lebih murah, tetapi juga memastikan ketersediaan pangan merata hingga tingkat desa.
“Pemerintah berkomitmen agar masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga wajar. Program ini akan terus diperluas ke wilayah lain," katanya kepada kalteng24.com, Sabtu (30/8/2025).
Kegiatan GPM menghadirkan stok pangan yang cukup besar, antara lain 8 ton beras, 100 liter minyak goreng, dan 100 kilogram gula pasir.
Kehadiran bahan pokok ini memicu antusiasme warga yang memadati halaman Kantor Camat Katingan Hilir untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sementara itu, Wulan, salah satu warga Kasongan Lama, mengaku terbantu dengan program ini.
“Harganya lebih murah dibandingkan pasar biasa. Alhamdulillah bisa menghemat biaya dapur," katanya.
Dengan menghadirkan komoditas utama langsung ke masyarakat, pemerintah daerah berharap GPM dapat menyetabilkan harga pangan di pasar local.
“Ini sekaligus meringankan beban rumah tangga, terutama menjelang hari besar keagamaan,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer