KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan menekankan pentingnya transparansi dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) sebagai langkah pencegahan penyimpangan dan korupsi di lingkungan pemerintahan.
Bupati Katingan, Saiful, menyebut bahwa penguatan transparansi dalam PBJ menjadi kunci agar setiap proses pengadaan berjalan efektif dan efisien.
“Transparansi menjadi fondasi untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya kepada kalteng24.com, Jumat (22/8/2025).
Rapat koordinasi evaluasi tindak lanjut konsolidasi PBJ yang digelar Provinsi Kalimantan Tengah menjadi ajang bagi pemerintah daerah untuk berbagi pengalaman dan strategi. Fokusnya adalah penerapan sistem pengadaan yang transparan, akuntabel, dan meminimalisasi risiko penyimpangan.
Selain itu, konsolidasi PBJ juga mendorong efisiensi anggaran dan memastikan semua kegiatan pemerintah memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, ia menjelaskan, konsolidasi PBJ bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga instrumen penting untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berdaya guna.
“Dengan langkah ini, Pemkab Katingan berkomitmen memperkuat tata kelola pengadaan yang berintegritas, mendorong pencegahan korupsi sejak dini, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer