KASONGAN – Bupati Katingan Saiful mengajak generasi muda di Bumi Penyang Hinje Simpei untuk aktif melestarikan budaya Dayak.
Pernyataan ini disampaikan saat mendukung pelatihan dasar bermain kecapi yang digelar Komunitas Pecinta Budaya dan Alam (Kitadaya) Katingan.
“Kecapi adalah alat musik tradisional suku Dayak yang sarat nilai budaya. Saya mengajak generasi muda untuk mengenal, mempelajari, dan mengapresiasi warisan budaya ini agar tetap hidup dan lestari,” katanya kepada kalteng24.com, Jumat (22/8/2025).
Ia menekankan bahwa pelatihan kecapi tidak hanya sebagai sarana belajar musik, tetapi juga media edukasi budaya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan tradisi lokal, sekaligus mendorong mereka untuk aktif menjaga warisan budaya Katingan.
Saiful pun mengapresiasi inisiatif Kitadaya. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan pelestarian budaya seperti pelatihan kecapi sangat penting agar tradisi lokal tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang, meski di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi.
“Kami berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat bekerja sama dalam berbagai program pelestarian budaya agar kesenian Dayak terus berkembang dan menjadi identitas yang membanggakan bagi Kabupaten Katingan,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer