KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintah kabupaten setempat untuk maksimal dalam menggali dan mengoptimalkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan Saiful ini, menyusul turunnya PAD Kabupaten Katingan pada tahun 2025.
Menurutnya, penurunan PAD hingga lebih dari Rp82 miliar disebabkan oleh kebijakan nasional, termasuk Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja serta Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 mengenai penyesuaian alokasi transfer ke daerah. Realisasi PAD hingga triwulan III baru mencapai 30,63 persen.
“Turunnya PAD menjadi tantangan bagi kita semua. Saya mengajak OPD untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mencari sumber pendapatan baru agar ketergantungan terhadap dana transfer pusat bisa dikurangi,” katanya kepada kalteng24.com, Selasa (16/9/2025).
Bupati menekankan, upaya optimalisasi PAD dapat dilakukan melalui pemanfaatan potensi lokal, peningkatan pelayanan publik, dan pengelolaan sektor pajak serta retribusi secara lebih efektif.
Ia berharap langkah ini dapat menambah sumber keuangan daerah dan mendukung keberlanjutan pembangunan.
“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa memaksimalkan PAD sekaligus menjaga stabilitas keuangan daerah,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer