KASONGAN – Bupati Katingan Saiful mengajak masyarakat di Bumi Penyang Hinje Simpei agar menggunakan media sosial (medsos) secara bijak dan bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi positif.
Bupati juga menyoroti maraknya konten hoaks yang dapat memperkeruh isu lokal dan memicu perpecahan antarkomunitas.
“Kita harus sadar, media sosial sekarang punya pengaruh luar biasa besar. Satu unggahan bisa menyebar dalam hitungan menit, memicu keresahan, bahkan memecah belah persatuan,” katanya kepada kalteng24.com, Kamis (4/9/2015).
Ia menyebut patut bersyukur Kabupaten Katingan masih aman, damai, dan harmonis. Tapi jangan sampai ketenangan ini dirusak oleh penggunaan media sosial yang tidak arif dan tidak bertanggung jawab.
Bupati mendorong masyarakat untuk melakukan tabayyun sebelum membagikan informasi. Jangan karena ingin cepat responsif, imbuhnya, malah jadi bagian dari masalah.
“Tanyakan dulu: Benarkah ini? Baikkah dampaknya? Apakah ini membawa manfaat atau malah keributan?,” jelasnya.
Selain itu, Bupati juga mengajak generasi muda dan tokoh publik memanfaatkan platform digital sebagai sarana edukasi, penyebaran informasi positif, dan penguatan kebersamaan.
“Gunakan medsos untuk saling mengingatkan dan saling menguatkan, bukan saling menyerang. Ini soal tanggung jawab, bukan pembatasan kebebasan berpendapat. Kita ingin Katingan tetap damai, bukan menjadi lahan konflik virtual,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer