MUARA TEWEH - Anggota DPRD Barito Utara, Beni Siswanto, mengatakan pawai khafilah pada Musabaqah Tilawatil Quran Hadis (MTQH) telah menjadi magnet ekonomi bagi pedagang kecil dan UMKM.
Ia menegaskan, even religi skala besar, seperti MTQH, bukan hanya kegiatan seremoni, tetapi memiliki dampak riil terhadap perekonomian warga. Beni menyebut geliat ekonomi terlihat dari tingginya transaksi selama acara. Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi lokal dapat meningkat signifikan jika event keagamaan digelar secara konsisten.
“Ratusan stan kuliner dan cendera mata laris manis. Ini bukti nyata bahwa MTQH mendorong kesejahteraan masyarakat,” katanya kepada Kalteng24.com, Kams (20/11/2025).
Beni menjelaskan, pesta rakyat di Bundaran Buah pada Minggu (16/11/2025) lalu, mampu menarik ribuan pengunjung, sehingga menciptakan ruang interaksi yang produktif antara pelaku UMKM dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran warga menjadi indikator kuat bahwa event bernuansa religi tetap diminati.
Selain aspek ekonomi, Beni menilai, pawai khafilah menjadi sarana silaturahmi antardaerah. Ia menyebut, kehadiran peserta dari 13 kabupaten/kota membuka ruang diplomasi kultural yang memperkuat koordinasi pembangunan. Kegiatan serupa dinilai mampu mempererat hubungan sosial yang harmonis.
Fraksi PKB, kata Beni, berkomitmen mendorong agar event religi dan budaya mendapat dukungan anggaran memadai. Ia menilai investasi sosial semacam ini memberikan manfaat jangka panjang. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu mempertahankan konsistensi dalam pengembangan kegiatan berbasis masyarakat.
“Ini adalah investasi sosial dan ekonomi yang harus terus kita dukung bersama,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer