MUARA TEWEH - Anggota DPRD Barito Utara, Al Hadi, mengatakan, kunjungan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, ke SMA Negeri 4 Muara Teweh menunjukkan komitmen kuat memastikan tidak ada anak tertinggal dalam pendidikan.
Ia menegaskan, kunjungan tersebut memperlihatkan sinergi erat antara pemerintah provinsi dan daerah. Menurutnya, hal itu sejalan dengan fungsi DPRD dalam mengawasi kebijakan serta menyerap aspirasi masyarakat. Dua poin tersebut menjadi dasar pentingnya dukungan legislatif terhadap program pendidikan.
“Kami sangat mendukung komitmen Gubernur dan Bupati untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam pendidikan,” katanya kepada Kalteng24.com, Kamis (20/11/2025).
Al Hadi menjelaskan, program digitalisasi sekolah dan pendidikan gratis yang ditinjau Gubernur sejalan dengan visi pembangunan daerah. Ia menyebut komitmen pemerintah terkait pendidikan gratis 16 tahun harus ditindaklanjuti secara terencana agar tidak berhenti pada wacana.
Ia menambahkan, DPRD berperan penting memastikan alokasi anggaran berjalan tepat sasaran. Menurutnya, target Bupati untuk penerapan penuh pada 2026 harus turut diawasi secara ketat. Penguatan sistem pendataan penerima bantuan juga menjadi prioritas agar program benar-benar menyentuh kelompok rentan.
Politisi PKB itu mengingatkan agar penyaluran bantuan, baik pangan maupun pendidikan, menggunakan basis data valid. Ia menilai ketepatan data akan menentukan efektivitas program sosial pemerintah. DPRD disebut siap menjalankan fungsi kontrol agar tidak terjadi kesalahan sasaran.
“Dengan sinergi yang baik, pembangunan berkeadilan dan memihak rakyat kecil pasti bisa kita wujudkan,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer