KASONGAN – Upaya peningkatan tata kelola dan akuntabilitas keuangan kembali dipertegas RSUD Mas Amsyar Kasongan melalui kegiatan Rapat Koordinasi Anggaran Ambang Batas yang digelar di Kantor BPKP Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (10/10/2025).
Rapat yang dipimpin Direktur BLUD RSUD Mas Amsyar Kasongan, dr. Agnes Nissa Paulina, ini melibatkan Dewan Pengawas yang diwakili Inspektur Kabupaten Katingan Deddy Ferras, serta perwakilan dari BPKAD Katingan.
“Setiap rupiah harus memiliki dampak langsung terhadap kualitas layanan,” kataya kepada kalteng24.com, Jumat (10/10/2025).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk meninjau ulang pola pengelolaan anggaran sekaligus memastikan penerapan prinsip good governance pada setiap lini rumah sakit.
Dalam pembahasannya, manajemen rumah sakit diarahkan untuk lebih cermat dalam mengevaluasi penggunaan anggaran tahun berjalan dan menyusun proyeksi kebutuhan tahun berikutnya. Langkah ini dinilai krusial agar struktur pembiayaan BLUD tetap stabil dan mampu mengakomodasi peningkatan pelayanan kesehatan.
Dr. Agnes menegaskan bahwa perencanaan anggaran yang efektif merupakan fondasi dalam memaksimalkan pemanfaatan sumber daya, baik untuk pelayanan pasien maupun operasional rumah sakit.
Sementara itu, Dewan Pengawas bersama BPKAD memberikan sejumlah rekomendasi strategis, mulai dari pengendalian belanja hingga penyempurnaan mekanisme pelaporan keuangan. Hal ini bertujuan memastikan transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan BLUD.
“Melalui koordinasi lintas instansi ini, RSUD Mas Amsyar Kasongan diharapkan semakin kokoh dalam menjaga stabilitas keuangan dan memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Katingan,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer