KASONGAN – Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disperinnaker) Kabupaten Katingan menegaskan komitmennya untuk membuka akses pelatihan berbasis kompetensi (PBK) secara lebih merata bagi masyarakat desa. Meski pelatihan terpusat di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Kasongan, Disperinnaker berharap warga desa tidak segan memanfaatkan fasilitas tersebut.
Kepala Disperinnaker Katingan, Supardi, mengatakan bahwa pelatihan PBK bukan hanya ditujukan bagi masyarakat perkotaan. Menurutnya, para pelaku UMKM dan pencari kerja dari desa-desa justru menjadi sasaran penting untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing kerja.
“Kita sangat mengharapkan partisipasi masyarakat, khususnya dari desa-desa. BLK memang berpusat di Kasongan, tetapi aksesnya terbuka untuk semua,” katanya kepada kalteng24.com, Senin (06/10/2025).
Pendaftaran PBK dapat dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) BLK setempat. Supardi menjelaskan bahwa UPT BLK telah membuka slot bagi peserta yang ingin mengikuti pelatihan tanpa dipungut biaya.
Saat ini tersedia empat kejuruan, yaitu otomotif, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) operator komputer muda, garmen apparel, serta tata rias. Masyarakat dipersilakan memilih sesuai minat dan kompetensi.
Adapun syarat peserta mencakup usia 17–45 tahun, tidak sedang menempuh pendidikan formal, dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang bekerja. Peserta juga wajib berkomitmen mengikuti pelatihan secara penuh dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Dengan pemerataan akses pelatihan ini, Disperinnaker berharap semakin banyak warga desa yang mampu meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang kerja maupun usaha mandiri,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer