MUARA TEWEH - Bupati Barito Utara, Shalahuddin, melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP), Siswandoyo, mengatakan, sektor perikanan memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi daerah. Karenya dibutuhkan inovasi berkelanjutan dari para pelaku UMKM pangan dan perikanan.
Ia menjelaskan, banyak masyarakat Barito Utara menggantungkan hidup dari sektor tersebut, mulai dari pembudidaya hingga pelaku usaha kuliner berbasis ikan. Karena itu, pemerintah daerah mendorong peningkatan kreativitas dan perluasan pasar demi terciptanya peluang usaha baru. Pada momen Hari Pangan Sedunia dan Hari Ikan Nasional 2025, pemerintah sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan.
“Sektor perikanan memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi daerah. Banyak masyarakat kita yang menggantungkan hidup dari usaha perikanan,” katanya kepada Kalteng24.com, Rabu (26/11/2025).
Pemkab Barito Utara memberikan bantuan berupa bibit sayuran, gabah, kolam terpal, pakan ikan, benih, perahu, speedboat, alat tangkap, keramba, cooler box, hingga kendaraan operasional. Bantuan tersebut disalurkan untuk memperkuat kinerja kelompok masyarakat dan meningkatkan produktivitas. Langkah ini dinilai penting karena teknologi dan bibit unggul menjadi faktor utama peningkatan hasil produksi.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan restocking 75.000 benih ikan meliputi Betok, Gurame, Patin, dan Grescap di BPBAT Trinsing. Pemerintah berharap, penyebaran benih ini dapat menjaga ketersediaan stok ikan, memperbaiki ekosistem budidaya, dan memenuhi kebutuhan pasar ke depan. Restocking juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekonomi perikanan.
Selain itu, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) turut digelar dengan dukungan berbagai lembaga seperti TP PKK, DWP, Persit, Bhayangkari, Bulog, Perusda, dan pelaku UMKM. Program ini menjadi upaya konkret pemerintah menstabilkan harga bahan pokok agar tetap terjangkau masyarakat. Pemerintah berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan program tersebut sebagai media promosi dan pemasaran.
“Mari kita terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan kemandirian pangan serta pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer