Sekolah Garuda Katingan Diharapkan Dorong Talenta Lokal dan Ekonomi

PALANGKA RAYA – Kehadiran Sekolah Garuda di Kasongan, Kabupaten Katingan, bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga strategi pengembangan ekonomi lokal dan talenta unggul di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap program strategis Presiden RI itu.

“Kami menyiapkan siswa-siswi terbaik dari SD hingga SMA untuk bisa lolos seleksi ketat, sehingga potensi lokal bisa berkembang maksimal,” katanya kepada kalteng24.com, Senin (15/09/2025).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menambahkan bahwa Sekolah Garuda menekankan penguasaan sains dan teknologi, kemampuan yang diharapkan mampu mendorong inovasi dan membuka lapangan kerja baru di daerah.

“Negara-negara seperti Vietnam membuktikan bahwa fokus pada sains dan teknologi bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Indonesia, termasuk Katingan, memiliki potensi serupa,” kata Stella.

Sekolah Garuda direncanakan dibangun sebanyak 20 unit hingga 2029, seluruhnya di luar Pulau Jawa. Program ini tidak hanya membangun sekolah baru di daerah yang belum memiliki sekolah unggulan, tetapi juga membina SMA yang sudah ada agar siswanya mampu menembus perguruan tinggi kelas dunia.

Sebelumnya, Bupati Katingan, Saiful, usai mendampingi kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, pada Jumat (12/09/2025). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan daerah sebagai calon lokasi sekolah unggulan.

“Kehadiran Sekolah Garuda di Katingan diharapkan menjadi titik awal pengembangan sumber daya manusia unggul yang sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya. (adv)

editor: pahit s. narottama

Admin
0

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer