PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono mengatakan bahwa provinsi memiliki potensi besar untuk mewujudkan dan mengembangkan sektor ekonomi hijau. Namun hal tersebut memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak.
Dia menjelaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh Bumi Tambun Bungai untuk mewujudkan visi ekonomi hijau. Diperlukan komitmen kepala daerah, legislatif, dan pihak lainnya. Selain itu, harus ada keserasian langkah antara pemprov, pemkab dan pemko.
“Tentu diperlukan upaya menyeluruh untuk memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat, terutama yang berada di tingkat paling bawah. Pentingnya kolaborasi dan sinergi antar pihak dalam perencanaan dan pelaksanaan program untuk mencapai tujuan ekonomi hijau,” katanya kepada Kalteng24.com.
Perencanaan dan aksi bersama antarkabupaten dan kota di Kalteng ini kata dia, harus dilakukan. Selain itu juga perlu dipastikan bahwa setiap langkah yang diambil sejalan dan mendukung visi menuju ekonomi hijau. Dalam konteks anggaran, dia berpendapat, tidak harus ada anggaran khusus.
Menurut dia, arah kebijakan dari berbagai dinas dan intansi teknis harus dapat bekerja dalam menyusun program jangka panjang yang mendukung pembangunan ekonomi hijau di Kalteng, juga diperlukan political will yang kuat dari pengambilan kebijakan.
“Saya pikir tidak perlu anggaran khusus. Yang penting adalah harus ada political will. Dengan begitu, kita bisa merancang kebijakan bersama dari berbagai dinas atau instansi teknis untuk mendukung program ekonomi hijau ini,” katanya.
Karena itu, komitmen bersama semua pihak pengambil kebijakan dalam penganggaran dan pelaksanaan ekonomi hijau diperlukan kebersamaan sehingga sejak perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan dapat sejalan prinsip-prinsip keuangan. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer