PALANGKA RAYA - Anggota Komisi III Kalteng Duwel Rawing mengatakan bahwa dana desa dapat digunakan oleh masyarakat sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama. Ada kebebasan dalam merencanakan dan mengelola anggaran sesuai dengan kebutuhan setempat.
Dalam hal penggunaannya, diperlukan bimbingan teknis dan dukungan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten bahkan provinsi sangat penting agar dapat dipastikan bahwa pemerintah-pemerintah desa dapat menggunakan dana tersebut secara baik dan benar.
“Pentingnya pemerintah tingkat kabupaten untuk lebih memberikan dukungan dan tugas mereka mencakup memastikan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas penggunaan dana desa. Selain itu juga memberikan bimbingan kepada desa-desa yang membutuhkan bantuan,” katanya kepada Kalteng24.com.
Kemampuan untuk memanfaatkan anggaran dengan maksimal sangat bergantung pada kapasitas, pengelolaan dan transparansi pemerintah daerah. Penting untuk melibatkan pihak-pihak terkait, seperti komunitas lokal, dalam perencanaan dan pengawasan penggunaan anggaran.
Politikus PDIP Kalteng ini juga menyatakan bahwa tindakan penundaan atau penanganan segera bergantung pada kondisi dan kemampuan desa tersebut. Bahkan camat setempat dapat memberikan perhatian lebih dan dukungan intensif di desa-desa tertinggal untuk lebih fokus dalam mengelola dan membangun potensi mereka.
“Adapun risiko ketidakpastian dampak dan potensi kesalahan dalam pengelolaan dana dapat terjadi, jika tidak ada pengelolaan yang baik, dan bisa jadi malah salah atur dan bisa terjadi pembelanjaan terhadap sesuatu yang sesungguhnya tidak perlu,” katanya.
Hal ini kata dia, terbukti dengan adanya desa-desa yang masih tertinggal di tingkat kabupaten. Dengan memberikan perhatian dan dukungan intensif dari camat, pemerintah berusaha mengatasi ketidaksetaraan ini, dan menugaskan secara khusus untuk hal-hal yang memang perlu. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer