Pemda Diminta Perhatikan Rumah Dinas Guru

PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kalteng, Maruadi meminta pemerintah daerah memerhatikan rumah-rumah dinas guru yang ada di wilayah pedalaman, sehingga layak huni dan membuat para penyandang sebutan “oemar bakri” itu betah berada di tempat tugasnya.

Sejauh ini, pihaknya menyadari bahwa kondisi rumah-rumah dinas guru yang ada di pedalaman sudah tidak layak karena dibangun sejak program Inpres tahun 1970-an untuk peningkatan pendidikan masyarakat hingga ke wilayah pedalaman.

“Saya mencontohkan rumah dinas guru yang ada di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. Khususnya, di wilayah pedalaman. Di sana, banyak sekali rumah dinas guru yang sudah tidak layak huni. Padahal keberadaan rumah dinas guru itu sangat penting,” katanya kepada Kalteng24.com.

Menurut dia, kelayakan rumah dinas para guru itu sangat penting dan harus diperhatikan karena merupakan salah satu upaya penunjang untuk menyejahterakan para guru, khususnya yang bertugas di pelosok sehingga mereka betah mengabdi.

Dia juga menjelaskan bahwa di wilayah pelosok banyak guru yang mengabdi berasal dari luar daerah, dan mereka sangat memerlukan rumah dinas yang layak huni, selain untuk tempat tinggal juga tempat mereka menghabiskan masa bakti membangun desa dimana mereka tinggal.

“Kami meminta ini menjadi salah satu fokus perhatian pemda dengan memberikan kesejahteraan bagi para guru di pelosok. Mereka adalah ujung tombak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan generasi penerus masa depan bangsa ini,” katanya.

Minimnya perhatian terhadap rumah dinas itu membuat tidak sedikit guru di wilayah pelosok tidak betah dan mengajukan pindah. Hal itu juga menjadi salah satu penyebab kekurangan guru dan tenaga pendidik di pedalaman. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
94

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer