PUTUK CAHU - Ketua Komisi III DPRD Murung Raya Ahmad Tafruji SP mengingatkan pemerintah dan semua pihak untuk membangun kemandirian petani, sehingga dapat memperkuat program ketahanan pangan yang menjadi fokus pemerintah menghadapi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hingga saat ini kata dia, banyak petani dan pekebun yang mandiri maupun berkelompok tetapi kondisi usahnya jalan di tempat atau bisa dikatakan mati suri. Apalagi dengan mahalnya biaya produksi dan harga sarana produksi pertanian.
“Selain itu, masih minimnya keberadaan dan kehadiran petugas penyuluh pertanian di desa-desa. Lebih-lebih dengan keterbatasan tenaga penyuluh yang diharapkan dapat memotivasi mereka dari pola pertanian tradisional menjadi lebih modern,” katanya kepada Kalteng24.com.
Beberapa faktor yang dikemukakannya, antara lain; masalah dokumen kepemilikan lahan, masalah pupuk dan bibit merupakan bagian masalah yang mengganjal sektor usaha pertanian, dan itu tidak sejalan dengan kesejahteraan para petani maupun kelompok tani.
Saat ini kata dia, perlu ada kebijakan yang lebih tepat dalam mengambil langkah strategis untuk sektor penguatan ketahanan pangan di kabupaten berjuluk Tira Tangka Balang ini. Termasuk membangun kemandirian yang menuju ketahanan pangan.
“Mengaktifkan peran PPL di lapangan merupakan salah satu upaya menghidupkan sektor pertanian kita. Kami berharap pemerintah daerah dapat memfokuskan upaya penguatan sektor pertanian. Salah satunya juga menyediakan tenaga penyuluh sesuai kebutuhan,” katanya.
Dengan demikian ia berharap, kelak sektor pertanian di Murung Raya dapat menjadi andalan dalam membangun kekuatan perekonomian masyarakat yang berbasis di desa atau kawasan pedalaman, sehingga mereka mampu mandiri dan sejahtera. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer