Pertahankan Eksistensi Seni Khas Daerah

PALANGKA RAYA - Ketua Komisi llI DPRD Kalteng Siti Nafsiah mengingatkan agar para pelaku seni untuk dapat mempertahankan eksistensi seni khas daerah agar tidak tergerus zaman. Selain itu dia juga meminta agar kekayaan daerah itu dikembangkan.

Dikatakan, seni yang dimaksud itu antara lain; seni rupa, lukis, berbagai jenis tarian, seni musik, dan karungut. Kekayaan seni khas daerah tersebut memiliki potensi layak jual dan memperkaya khazanah tradisi kesenian yang menjadi jati diri Kalteng.

“Di tengah perkembangan zaman, seni khas daerah tidak boleh lekang oleh waktu. Jangan juga sampai hilang ditelan waktu. Seni termasuk dalam tradisi dan budaya yang harus terus kita lestarikan,” katanya kepada Kalteng24.com.

Dia juga berharap, pelestarian tersebut juga harus terus dipertahankan agar tetap eksis meski berada di tengah perkembangan zaman yang semakin maju. Karena itu pula, pengembangan seni khas daerah harus mampu mengikuti setiap perkembangan dengan tidak melupakan akar budayanya.

Dalam upaya menjaga atau mempertahankan eksistensi seni tentu perlu berbagai langkah positif misalnya dengan menggelar even yang terus menerus dan berkelanjutan serta kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pelestarian seni budaya.

“Menjadi tanggung jawab kita semua bahwa untuk mempertahankan kekayaan daerah berupa seni khas daerah yang kita miliki ini. Selain itu juga merupakan bagian penting bagi setiap generasi muda untuk ikut melestarikannya,” katanya.

Politikus perempuan Partai Golkar Kalteng ini mengatakan bahwa pihaknya mendukung berbagai upaya dalam melestarikan serta mempertahankan eksistensi seni khas daerah Kalteng, karena dengan begitu maka ke depan tetap ada dan tidak hilang begitu saja. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
29

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer