Dukung Pengembangan Pariwisata dengan Infrastruktur

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Henry M. Yoseph mengatakan bahwa infrastruktur yang memadai dan layak pakai merupakan salah satu kunci untuk memajukan sektor pariwisata yang umumnya berada di kawasan hutan yang sulit dijangkau kendaraan.

Apalagi, saat ini sebagian besar daerah yang berpotensi sektor pariwisata di Kalteng belum memiliki infrastruktur yang memadai. Contohnya di wilayah DAS Barito, Kabupaten Murung Raya. Karena itu perlu dipikirkan dan diperjuangkan agar kelak bisa dijangkau.

“Di Kabupaten Murung Raya banyak sekali terdapat objek wisata air terjun yang sangat bagus dan tinggi-tinggi. Namun untuk fasilitas infrastruktur pendukungnya masih belum memadai terutama jalan. Ini perlu diperhatikan,” katanya kepada Kalteng24.com.

Karena itu dia berharap kelayakan infrastruktur pariwisata yang ada di wilayah Kalteng ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah (pemda). Dia juga mengatakan bahwa jika ada jalan yang bagus, maka kunjungan wisata pun akan meningkat.

Politikus Partai Nasdem ini juga menambahkan bahwa potensi pariwisata tidak bisa dianggap remeh, karena dari situ justru akan dapat memberikan dampak positif bagi daerah, baik untuk meningkatkan PAD dan perekonomian masyarakat sekitarnya.

“Jadi sektor pariwisata ini harus benar-benar diperhatikan. Infrastrukturnya juga harus memadai, begitu juga dengan sarana dan prasarana lainnya, dengan begitu kunjungan wisata pun dipastikan akan semakin tinggi,” katanya.

Dengan demikian kata dia, pihaknya mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk mulai lebih serius memerhatikan sektor pariwisata sebagai salah satu potensi pendapatan asli daerah yang juga ramah lingkungan karena berbasis pada alam dan lingkungan. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
29

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer