Pemerintah Diminta Pertahankan Cagar Budaya

PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kalteng Ina Prayawati meminta pemerintah daerah mempertahankan cagar budaya yang ada di Kalteng, sehingga dapat menjadi bukti sejarah yang masih dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Menurut dia, daerah ini memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah dan juga benda-benda cagar budaya terutama bangunan-bangunan bersejarah yang sekarang memerlukan kesepakatan dan komitmen bersama untuk tetap dipertahankan.

“Di Kalteng banyak benda cagar budaya yang memiliki nilai sejarah. Karena itu harus dipertahankan dan dilestarikan melalui pengelolaan yang baik yang dilakukan oleh pemerintah dan para pihak yang berkompeten, bahkan masyarakat,” katanya kepada Kalteng24.com.

Ina juga mengatakan bahwa nilai sejarah dari cagar budaya tersebut tidak boleh hilang atau diabaikan, karena itu juga merupakan kekayaan yang dimiliki oleh daerah. Dengan demikian wajib untuk dipertahankan dan dilestarikan. 

Salah satu contohnya kata Ina, adalah Gedung KONI yang berada di kawasan pusat Kota Palangka Raya atau di dekat Istana Isen Mulang yang menjadi rumah jabatan Gubernur Kalteng. Gedung tersebut diwacanakan akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH). 

“Bangunan itu dapat diusulkan menjadi salah satu benda cagar budaya yang bersejarah bagi daerah ini, maka tidak semestinya begitu saja diabaikan dan dibongkar. Bahkan harus dipertahankan dan dilestarikan,” katanya seraya menambahkan sejumlah bangunan lain yang memiliki nilai histori.

DIkatakan, sejak berdiri, gedung tersebut memiliki nilai sejarah bagi Kalteng. Gedung KONI itu dahulunya adalah Kantor DPRD Kalteng pada era tahun 1980-1990-an. Karena nilai sejarah itu, maka gedung tersebut wajib dipertahankan dan dilestarikan. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
34

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer