Harga Anjlok, Masyarakat Semakin Terimpit

PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi I DPRD Kalteng Sirajul Rahman mengatakan bahwa anjloknya harga karet dan rotan sebagai komoditas perekonomian masyarakat, membuat masyarakat yang bergantung hidup pada kedua komoditas itu semakin terimpit.

Apalagi kata dia, sampai sekarang, masyarakat di wilayah perdesaan masih sangat bergantung dengan hasil karet dan rotan. Bahkan, rotan dan karet menjadi usaha utama untuk menghidupi keluarga. Itu karena masyarakat tidak memiliki alternatif pendapatan lain.

“Seperti halnya pembangunan atau peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini menjadi penting diperhatikan, apalagi bagi masyarakat yang berada di wilayah pedalaman, karena mereka sangat bergantung hidup pada hasil karet dan rotan,” katanya kepada Kalteng24.com.

Pembangunan infrastruktur pada dasarnya sangat penting dalam program pemerintah. Namun, pembangunan lainnya juga tidak kalah pentingnya sehingga perlu diperhatikan. Lebih-lebih pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketika harga karet dan rotan anjlok kata dia, hal itu sangat berpengaruh pada masalah ekonomi dan pendapatan masyarakat, sehingga diperlukan upaya atau terobosan agar masyarakat tetap bisa bertahan dengan usaha tersebut.

“Selain pembangunan infrastruktur, harus ada terobosan yang benar-benar inovatif agar harga karet dan rotan tetap stabil. Apabila harga karet dan rotan stabil, maka perekonomian masyarakat petani bisa meningkat lebih baik,” katanya.

Pemerintah juga bisa memikirkan program lain yang berkaitan dengan upaya peningkatan ekonomi masyarakat, seperti membangun industri pengolah SDA skala besar. Selain untuk membuka lapangan kerja, juga meningkatkan kesejahteraan. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
140

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer