PALANGKA RAYA - Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Sugiyarto mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur dan kesehatan harus sejalan karena dua hal tersebut saling berkaitan, dan tidak dapat dipisahkan untuk memberikan manfaat maksimal.
Dikatakan, pelayanan sektor kesehatan tidak dapat berjalan maksimal jika tidak didukung oleh infrastruktur jalan yang baik dan layak. Apalagi di wilayah pedalaman atau perdesaan yang memerlukan akses kecepatan dalam pelayanan kesehatan.
“Infrastruktur jalan dan kesehatan ini saling mendukung dan berhubungan. Jika kondisi jalannya baik dan mulus, maka pelayanan terhadap sektor kesehatan juga akan berjalan maksimal. Lebih-lebih dalam pelayanan kedaruratan,” katanya kepada Kalteng24.com.
Dia juga menambahkan bahwa di Kalteng masih banyak kondisi infrastruktur jalan menuju fasilitas kesehatan yaitu puskesmas yang masih kurang memadai, sehingga perlu untuk diperhatikan. Dia mencontohkan keterlambatan bantuan pelayanan karena kondisi jalan yang buruk.
Infrastruktur jalan terutama di wilayah pelosok yang tidak memadai menjadi kesulitan tersendiri bagi masyarakat yang ingin berobat atau memerlukan bantuan darurat dari puskesmas menuju rumah sakit yang biasanya berada di ibu kota kabupaten.
“Saya sangat berharap, infrastruktur jalan maupun jembatan, khususnya di wilayah pelosok untuk diperhatikan lebih serius, karena ini juga merupakan aspirasi masyarakat di wilayah pedalaman yang memerlukan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” katanya.
Selain itu, jalan yang memadai juga penting untuk mendukung pembangunan sektor lainnya seperti jaringan listrik, pendidikan, dan perekonomian yang bertujuan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat demi kehidupan yang lebih baik. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer