PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Sudarsono mengatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya masih belum mengetahui mengapa Bandara H Asan Sampit dinilai kurang peminat. Padahal jumlah penduduk Kabupaten Kotawaringin Timur cukup besar, lalu lintas kebun dan tambang juga ramai.
Pihaknya akan mempertanyakan dengan mengundang para pihak, baik pengelola bandara dan maskapai untuk menggali permasalahan yang krusial sehingga kelak Bandara H Asan dapat memberikan pelayanan yang semakin baik dan diminati baik maskapai dan masyarakat.
“Kita belum tahu, mengapa Bandara H Asan Sampit kurang peminat. Apakah karena ada hal teknis dari penerbangan atau hal yang berkaitan dengan pengelolaan bandara. Kita juga berharap Pemkab Kotim juga proaktif menambah frekuensi penerbangan,” katanya kepada Kalteng24.com.
Karena itu kata dia, Pemkab Kotim harus melakukan pendekatan dengan berbagai pihak. Termasuk melakukan kajian berkaitan kebijakan, antara lain; memberikan subsidi harga tiket, atau subsidi pengelolaan, sehingga menarik minat semua pihak.
Ia juga menambahkan bahwa dengan pengelolaan yang lebih baik, diharapkan frekuensi penerbangan juga akan semakin tinggi, sehingga masyarakat Kotim, tidak perlu lagi harus ke kota lain untuk melakukan penerbangan.
“Berikan subsidi dan berbagai kemudahan yang menarik minat maskapai dan masyarakat pengguna, sehingga dapat memancing minat maskapai untuk menambah frekuensi penerbangan dan penumpang juga memilih akses penerbangan melalui Bandara H Asan Sampit,” katanya.
Dia juga menyrankan agar para pihak melakukan komunikasi yang intensif sehingga diperoleh masalah atau kendala yang dihadapi sehingga diperoleh solusi dan berbagai harapan yang diinginkan oleh semua pihak dalam meningkatkan frekuensi dan perjalanan. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer