Dewan Ingatkan Penambahan LPJU

PALANGKA RAYA - Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng Tomy Irawan mendorong pemerintah daerah (pemda), baik provinsi, kabupaten dan kota di Kalteng untuk terus menambah lampu penerangan jalan umum di ruas-ruas jalan yang tergolong rawan dan sepi.

Dikatakan, masih banyak ruas jalan di daerah ini yang gelap gulita pada malam hari. Apalagi di ruas jalan yang rawan atau rusak. Ini sangat berbahaya, baik bagi pengendara atau keamanan akibat tindak criminal. Hal ini harus menjadi perhatian serius.

“Sampai saat ini masih banyak banyak ruas jalan di wilayah perkotaan, lintas provinsi, kabupaten dan desa yang minim sekali lampu penerangan jalan umum. Terlebih lagi di ruas-ruas jalan yang sangat rawan baik karena jalan yang rusak atau kerawanan tindak kriminalitas,” katanya kepada Kalteng24.com.

Ia juga menambahkan, jalan umum yang minim lampu penerangan akan dapat mengakibatkan pengendara mengalami kecelakaan. Bahkan jadi korban aksi kejahatan, sebab tidak semua lampu kendaraan terang atau memadai.

Di jalan-jalan umum yang rusak atau tikungan, serta tidak ada rambu lalu lintas sangat berbahaya bagi pengendara. Selain itu, juga aksi kejahatan yang terjadi saat ini juga sangat rawan terjadi. Ia berharap, pemerintah serius memerhatikan ini.

“Hal itu penting dipenuhi oleh pemda melalui instansi teknis untuk menekan angka kecelakaan maupun korban perampokan atau pembegalan yang sangat rawan terjadi belakangan ini. Untuk itu kita dapat memprogramkan dan menganggarkannya,” katanya.

Dia juga mengingatkan semua pihak untuk benar-benar memerhatikan keperluan penerangan jalan umum itu. Jangan sampai ada korban dahulu, baru menjadi perhatian. Ketersediaan lampu penerangan maupun rambu lalu lintas, harus memadai dan dipasang di setiap ruas jalan yang rawan. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
41

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer