PURUK CAHU – Asisten III Setda Murung Raya Batara mengatakan bahwa perencanaan berbasis data pendidikan anak usia dini (PBD PAUD) dan survei lingkungan belajar (sulingjar) dilaksanakan untuk meningkatkan lingkungan belajar dan layanan yang berkualitas.
Sulingjar dan PBD kata dia, merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengevaluasi dan memperbaiki praktik pendidikan di Indonesia. Program ini ditujukan kepada kepala sekolah dan guru untuk mengetahui kondisi lingkungan belajar di satuan pendidikan di tempat mereka bertugas
“Sulingjar dan PBD di PAUD merupakan bagian dari evaluasi sistem pendidikan yang bersifat internal dan dilakukan oleh satuan PAUD. Hasil Sulingjar PAUD dapat digunakan di satuan PAUD sebagai bahan evaluasi diri untuk melakukan PBD PAUD,” katanya kepada Kalteng24.com.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Murung Raya Ferdinand Wijaya mengatakan bahwa PBD merupakan upaya untuk mencari dan mengumpulkan data yang diperlukan sehingga setiap proses pendidikan yang dilaksanakan dapat mencapai tujuan yang tepat.
Karena itu, dia berharap kepala sekolah yang bertanggung jawab atas keberhasilan pendidikan di satuan pendidikan yang dipimpinnya dapat menyelesaikan setiap tanggung jawab yang diemban dengan berbasis data yang ada.
“Perencanaan untuk proses pembelajaran yang efektif, pendekatan pembelajaran yang sesuai untuk anak usia dini, muatan pengembangan yang sesuai kurikulum dan asesmen yang meningkatkan kualitas pembelajaran,” katanya.
Dengan demikian diharapkan pada saatnya, Pendidikan di kabupaten berjuluk Tira Tangka Balang ini akan semakin baik dari waktu ke waktu, dan berbagai kendala yang dihadapi dapat diselesaikan dengan bijaksana berdasarkan data yang dimiliki. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer