PURUK CAHU – Penjabat Bupati Murung Raya Hermon mengatakan bahwa tantangan pendidikan ke depan bukan hanya soal kualitas pendidikan, tetapi lebih pada persoalan karakter dan moral peserta didik akibat perubahan zaman dan perkembangan teknologi.
Karena itu pendidikan juga harus dikembangkan untuk dapat merevolusi mental peserta didik. Begitu juga dengan tantangan yang semakin besar karena teknologi yang sudah semakin maju dan merambah semua sektor kehidupan masyarakat.
“Tantangan terbesar kita adalah meningkatkan kualitas pendidikan, karenanya, pemerintah pusat melalui program merdeka belajar menjadi tantangan kita dalam merealisasikannya secara menyeluruh baik infrastruktur, tenaga guru dan fasilitas penunjang lainnya,” katanya kepada Kalteng24.com.
Selain itu kata dia, pemerataan jumlah tenaga pendidik di wilayah pelosok desa yang harus terus dilakukan. Pihaknya kata Hermon, beruntung karena dibantu oleh tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sehingga berbagai kendala yang dihadapi dapat diselesaikan dengan tuntas.
Dia juga mengingatkan kepada para peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan merdeka belajar dengan bersungguh-sungguh menggali ilmu dan memanfaatkan semua fasilitas yang telah disiapkan oleh pemerintah, serta tidak pantang menyerah di tengah keterbatasan yang ada.
“Kuantitas atau jumlah tenaga pengajar sudah dapat diatasi. Namun perlu ditegaskan bahwa revolusi mental dalam hal kedisiplinan kerja guru-guru dalam menjalankan tugas dan kewajibannya juga harus diperhatikan. Termasuk memberikan hak dan tunjangan yang sesuai,” katanya.
Hermon menegaskan bahwa momentun untuk meningkatkan kualitas pendidikan itu menjadi tantangan besar semua pihak sehingga pada saatnya, hasil dari pendidikan yang dilaksanakan di kabupaten berjuluk Tira Tangka Balang dapat bersaing di pasar kerja. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer