PALANGKA RAYA – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mengingatkan semua pihak bahwa kesejahteraan ekonomi masyarakat bawah harus terus ditingkatkan agar mereka memiliki kemampuan dan mandiri menghadapi tekanan pasar.
Dikatakan, salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini bisa dilakukan dengan meningkatkan perekonomian mereka, misalnya dengan membuka akses usaha produktif sehingga mereka mampu memenuhi kebutuhan hidup sendiri dan tidak bergantung pada orang lain.
“Kurang memadainya perekonomian, membuat masyarakat tidak sejahtera. Karena itu, hal ini harus diperhatikan oleh pemerintah. Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” katanya kepada Kalteng24.com.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) I Kalteng, meliputi; Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas ini menjelaskan, mayoritas masyarakat di Kalteng, terutama di daerah perdesaan, merupakan petani, nelayan dan peladang. Mereka tergolong masyarakat belum sejahtera, karena tingkat ekonomi yang rendah.
Hal itu juga karena pendapatan dari hasil usaha yang digeluti masih sangat minim. Misalnya, hasil karet dan rotan dengan harga komoditas yang tidak stabil membuat perekonomian masyarakat terganggu, sehingga dari hasil usaha tersebut belum bisa menyejahterakan.
“Karena belum sejahtera, tidak sedikit masyarakat yang beralih profesi menjalani usaha ilegal. Salah satunya menambang emas tanpa izin. Apalagi mereka merasa harga emas lumayan mahal dan menguntungkan dari segi ekonomi,” katanya.
Kuwu berharap, kesejahteraan masyarakat tersebut harus bisa menjadi fokus perhatian pemerintah. Pihaknya tidak ingin banyak hal negatif yang timbul di kemudian hari akibat persoalan tersebut. Ancaman resesi global, inflasi dan lainnya akan membuat masyarakat semakin terpuruk. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer