PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengatakan bahwa dalam upaya mencegah wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) diperlukan aksi nyata dari semua pihak. Termasuk kerja sama lintas instansi dan jenjang pemerintahan.
Terutama kata dia, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, serta instansi yang berkaitan dengan upaya dalam menjalankan semua program yang tepat berdasarkan situasi terkini di lapangan, misalnya dengan melakukan fogging dan membagikan bubuk abate gratis kepada masyarakat.
"Berdasarkan informasi yang kami peroleh di lapangan, ada peningkatan kasus DBD di Kalteng. Jadi harus mendapat perhatian serius dari pemda, karena DBD sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian," katanya kepada Kalteng24.com.
Selain itu kata dia, sosisalisasi dan edukasi mengenai penerapan hidup sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitar juga perlu dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian akan ada perbaikan kualitas hidup masyarakat.
Di sisi lain, dalam hal menjalankan tugas mencegah DBD ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga masyarakat secara umum dengan selalu menerapkan hidup sehat dan membersihkan lingkungan sekitar untuk memperkecil penyebaran nyamuk aides aigepty.
"Diperlukan kerja sama dalam mencegah DBD ini. Masyarakat juga harus bisa menjalankan hidup bersih dan sehat agar terhindar dari paparan penyakit tersebut," katanya.
Dia juga mengimbau agar masyarakat menjalankan 5M yaitu menaburkan bubuk larvasida di tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian. (adv/ndy)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer