PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kalteng, H. Jubair Arifin menyampaikan aspirasi atau usulan dari masyarakat Desa Teluk Pulai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat yang meminta pembangunan jalan penghubung antardesa, dari Desa Teluk Pulai menuju Padang Sembilan di Desa Sei Sekonyer, sepanjang 27 kilometer.
“Masyarakat Desa Sei Sekonyer menginformasikan, dari 27 kilometer tersebut, 3,740 kilometer dengan lebar 20 meter atau luasnya sekitar tujuh hektare masih masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting,” katanya kepada Kalteng24.com, Senin (8/7/2024).
Politikus Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalteng ini juga mengungkapkan berdasarkan informasi yang didapat di lapangan bahwa pemerintah desa setempat (Pemdes Sei Sekonyer dan Pemdes Teluk Pulai, red) telah berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Tanjung Puting.
“Saat ini sedang berproses, dan pihak balai pun tidak merasa keberatan, karena yang diminta hanya sedikit, serta memiliki manfaat dan tujuan semata-mata untuk kepentingan masyarakat desa setempat. Sementara ini, kabarnya masih menunggu izin dan persetujuan dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” katanya.
Ia pun mengatakan jalan penghubung darat antardesa ini memang sangat penting dan dibutuhkan masyarakat Desa Teluk Pulai. Terlebih lagi saat ada masyarakat yang sakit dan harus dirujuk untuk penanganan medis lebih lanjut.
Sementara ini, tidak ada jalan lain menuju Desa Teluk Pulai selain mengandalkan jalur air. Namun, jalur air yang ada pun tidak setiap waktu dapat dilalui, karena berbagai pertimbangan, misalnya harus menunggu air pasang ataupun menunggu saat gelombang bersahabat atau tidak tinggi, mengingat Desa Teluk Pulai berada di daerah pesisir laut.
“Adanya kondisi demikian, tentu sangat menyulitkan masyarakat. Tidak sedikit kejadian masyarakat Desa Teluk Pulai yang sakit, akhirnya meninggal di kelotok (perahu tradisional, red) atau saat dalam perjalanan,” katanya.
Ia menambahkan desa tersebut juga berbatasan langsung dengan Taman Nasional Tanjung Puting. Jumlah penduduk Desa Teluk Pulai sekitar 500 jiwa lebih, dan memiliki mata pencaharian sebagai buruh sawit dan nelayan, karena desa ini memang berada di wilayah pesisir laut. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer