Investasi Harus Berkontribusi Bangun Daerah

PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Ina Prayawati meminta seraya mendorong setiap perusahaan investasi yang ada di Kalteng dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah, melalui tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut politikus perempuan dari Fraksi PDI Perjuangan ini, melalui program CSR tersebut dapat membantu pemerintah khususnya untuk mengatasi berbagai persoalan, sebab kontribusi perusahaan sangat diharapkan, karena investasi juga harus bisa menguntungkan daerah.

"Banyak persoalan yang dapat diatasi melalui program CSR perusahaan ini misalnya pengentasan kemiskinan, penyelesaian masalah lingkungan, membuka peluang kerja dan lain-lain. CSR juga harus direalisasi dalam bentuk apa saja," katanya kepada Kalteng24.com, Selasa (16/7/2024).

Dia juga mencontohkan seperti realisasi yang bisa dilakukan dengan CSR, yakni dengan meningkatkan sarana layanan kesehatan, pendidikan, serta sektor-sektor penting lainnya. Intinya, sebagai penunjang pembangunan wilayah di sekitar area operasional perusahaan itu.

"Ini penting diperhatikan. Perusahaan yang beroperasi di Kalteng ini jangan hanya mengambil keuntungan, tanpa kontribusi. Tentu kita mengapresiasi perusahaan yang taat dengan aturan dan yang sudah berkontribusi bagi daerah," katanya.

Di sisi lain, pemerintah juga wajib menagih kontribusi perusahaan agar dapat direalisasi. Pasalnya, jika tidak diingatkan perusahaan kerap lupa dengan tanggung jawabnya dan itu sering terjadi di Kalteng.

"Apabila memang perusahaan tidak mau berkontribusi terhadap pembangunan di Kalteng, maka pemerintah wajib mengevaluasi perizinannya serta memberi teguran keras. Namun terlepas dari itu yang kita harapkan ada kontribusi nyata," katanya. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
83

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer