Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah Pedalaman

PALANGKA RAYA - Tantangan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng semakin besar sehingga diperlukan upaya pemda untuk mengatasi persolaan tersbut. Demikian hal ini disampaikan anggota DPRD Kalteng, H. Sudarsono.

Menurut dia, tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng tidak hanya terkait dengan kurangnya sumber daya manusia dan infrastruktur pendidikan yang memadai, tetapi juga kurangnya dana yang dialokasikan oleh pemerintah untuk pendidikan.

"Saat ini masih banyak sekolah yang kekurangan guru dan fasilitas pendidikan yang layak, sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng," katanya kepada Kalteng24.com, Kamis (3/10/2024).

H. Sudarsono menyampaikan pemda harus lebih aktif dalam mengajak para pemangku kepentingan, seperti pihak swasta dan masyarakat, untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.

"Tidak hanya tanggung jawab pemda saja, tetapi juga harus ada kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng," ujar dia lagi.

Meski tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng cukup besar, Sudarsono optimistis bahwa dengan kerja sama yang baik dari semua pihak terkait, tantangan ini dapat diatasi dan kualitas pendidikan di daerah ini dapat meningkat.

Selain itu, ia pun menyarankan kepada pemda agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap program pendidikan yang telah dilaksanakan, sehingga dapat menjamin kualitas hasil yang diterima oleh para siswa.

"Saya yakin dengan kerja sama yang baik dan tekad yang kuat dari semua pihak terkait, tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dapat diatasi," katanya. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
80

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer